Show simple item record

dc.contributor.advisorSYAHPUTRA, RAMADONI
dc.contributor.advisorMUSTAR, MUHAMAD YUSVIN
dc.contributor.authorFIRMANDYA, SEKAR ARUM
dc.date.accessioned2018-08-25T02:12:18Z
dc.date.available2018-08-25T02:12:18Z
dc.date.issued2018-02-06
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/20798
dc.descriptionPT. Pembangkit Jawa Bali (PJB) UP Gresik merupakan salah satu pembangkit listrik yang ada di Indonesia. Pembangkit pada PT. PJB UP Gresik ini memiliki 3 jenis pembangkit, yaitu pembangkit listrik tenaga uap, pembangkit listrik tenaga gas dan uap serta pembangkit listrik tenaga gas. Sebagai perusahaan listrik tentunya untuk menjaga kekontinusitas listrik diperlukan peralatan listrik yang handal serta melakukan pemeliharaan secara berkala. Oleh karena itu, peralatan listrik yang digunakan harus memiliki sistem proteksi sebagai bentuk preventif dan solutif dari gangguan yang ada, sehingga mampu mengisolir bagian ketika terjadi gangguan tanpa mengganggu kinerja di daerah lain. Penelitian ini mempelajari tentang bagaimana sistem proteksi pada peralatan ketenagaan listrik (transformator dan motor listrik) kelayakan dan koordinasi sistem pengaman terkhusus untuk relay arus lebih (over current relay) pada PLTU Unit 3 PT. PJB Gresik. Pada penelitan ini digunakan software ETAP 12.6 untuk menganalisis kinerja relay, koordinasi antar relay serta menyimulasikan ketika terjadi gangguan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penulis merekomendasikan penyetelan ulang nilai pickup pada main transformer dan auxiliary transformer serta merekomendasikan setelan nilai time dial untuk beban motor listrik 4.16 kV sehingga menghasilkan koordinasi antar relay yang tidak tumpang tindih dan dalam grading time yang sesuai standar British IEEE 242.en_US
dc.description.abstractPT. Pembangkit Jawa Bali (PJB) UP Gresik merupakan salah satu pembangkit listrik yang ada di Indonesia. Pembangkit pada PT. PJB UP Gresik ini memiliki 3 jenis pembangkit, yaitu pembangkit listrik tenaga uap, pembangkit listrik tenaga gas dan uap serta pembangkit listrik tenaga gas. Sebagai perusahaan listrik tentunya untuk menjaga kekontinusitas listrik diperlukan peralatan listrik yang handal serta melakukan pemeliharaan secara berkala. Oleh karena itu, peralatan listrik yang digunakan harus memiliki sistem proteksi sebagai bentuk preventif dan solutif dari gangguan yang ada, sehingga mampu mengisolir bagian ketika terjadi gangguan tanpa mengganggu kinerja di daerah lain. Penelitian ini mempelajari tentang bagaimana sistem proteksi pada peralatan ketenagaan listrik (transformator dan motor listrik) kelayakan dan koordinasi sistem pengaman terkhusus untuk relay arus lebih (over current relay) pada PLTU Unit 3 PT. PJB Gresik. Pada penelitan ini digunakan software ETAP 12.6 untuk menganalisis kinerja relay, koordinasi antar relay serta menyimulasikan ketika terjadi gangguan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penulis merekomendasikan penyetelan ulang nilai pickup pada main transformer dan auxiliary transformer serta merekomendasikan setelan nilai time dial untuk beban motor listrik 4.16 kV sehingga menghasilkan koordinasi antar relay yang tidak tumpang tindih dan dalam grading time yang sesuai standar British IEEE 242.en_US
dc.publisherFAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTAen_US
dc.subjectProteksi, Relay Arus Lebih, ETAP 12.6, pickup, dan time dialen_US
dc.titleSTUDI ANALISIS SISTEM PROTEKSI PADA PLTU UNIT 3 PT. PEMBANGKIT JAWA BALI (PJB) UP GRESIKen_US
dc.typeThesis SKR F T 060en_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record