Show simple item record

dc.contributor.advisorWIDIASTUTI, HARJANTI
dc.contributor.authorPRIHATININGSIH, RIZKY
dc.date.accessioned2018-11-13T06:48:59Z
dc.date.available2018-11-13T06:48:59Z
dc.date.issued2018-05-31
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/23101
dc.descriptionPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pertama, adanya kandungan informasi pada saat stock split. Kedua, adanya earnings per share pada saat tahun stock split dan sesudah tahun stock split. Ketiga, adanya trading volume activity sebelum dan sesudah stock split. Keempat, adanya return saham sebelum dan sesudah stock split. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang melakukan stock split periode 2012-2015. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan kriteria pengambilan sampel yang telah ditetapkan diperoleh jumlah sampel 31 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis uji beda dua rata-rata dengan periode pengamatan (event window) adalah 11 hari yaitu t = -5 (5 hari sebelum stock split), T0 saat stock split dan t = 5 (5 hari sesudah stock split). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis pertama hasil uji one sample t-test menunjukkan tidak terdapat kandungan informasi pada saat stock split dengan tingkat signifikansi 0,095. Pada hipotesis kedua berdasarkan hasil uji wilcoxon signed rank menunjukkan tidak terdapat earnings per share pada tahun stock split dan satu tahun sesudah stock split dengan signifikansi 0,090. Pada hipotesis ketiga berdasarkan hasil uji paired sample t-test menunjukkan tidak terdapat trading volume activity sebelum stock split dan sesudah stock split dengan tingkat signifikansi 0,820. Pada hipotesis terakhir berdasarkan hasil uji wilcoxon signed rank menunjukkan terdapat perbedaan return saham sebelum dan sesudah stock split dengan tingkat signifikansi 0,006en_US
dc.description.abstractThis study aims to determine: First, the existence of information content at the time of stock split. Secondly, earnings per share during the year of stock split and after year of stock split. Third, the trading volume activity before and after the stock split. Fourth, the stock return before and after the stock split. The population of this study are all companies listed on the Indonesia Stock Exchange which conducted stock split the period 2012-2015. Sampling using purposive sampling technique. Based on sampling criteria that have been determined obtained sample amount 31 companies. The analytical method used is the analysis of difference test two average with the period of observation (event window) 11 days that is T-5 (5 days before stock split), T0 at the time stock split and T+5 (5 days after stock split). The results of this study indicate that the first hypothesis test results one sample t-test showed no information content at the time of stock split with a significance level of 0.095. In the second hypothesis based on Wilcoxon signed rank test results showed no earnings per share per year stock split and after stock split with significance 0.090. In the third hypothesis based on the result of paired sample t-test showed no trading volume activity before stock split and after stock split with significance level 0,820. In the last hypothesis based on Wilcoxon signed rank test results showed difference of stock return before and after stock split with significance level 0,006.en_US
dc.publisherFAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTAen_US
dc.subjectStock Split, Abnormal Return, Earnings Per Share (EPS), Trading Volume Activity (TVA), Stock Returnen_US
dc.titlePENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN KINERJA PASARen_US
dc.title.alternative(Studi Empiris pada Perusahaan Go Public yang ada di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2015)en_US
dc.typeThesis SKR FEB 625en_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record