Show simple item record

dc.contributor.authorPramono, Ardi
dc.date.accessioned2020-05-19T03:52:02Z
dc.date.available2020-05-19T03:52:02Z
dc.date.issued2020-02-07
dc.identifier.citationIndonesiaen_US
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/33742
dc.description.abstractPenyakit kronis dan mengancam hidup semakin banyak terjadi disebabkan semakin berkembangnya ilmu kedokteran. Perawatan paliatif merupakan pendekatan untuk pasien dengan penyakit akhir hidup yang tidak dapat disembuhkan lagi, dengan berpedoman kepada peningkatan kualitas hidup pasien dan keluarganya di akhir hayatnya. Pasien dengan penyakit paliatif seperti kanker, HIV, gagal jantung dan penyakit saraf sering masuk ke rumah sakit melalui unit gawat darurat (UGD) rumah sakit karena keluhan sesak napas, tidak dapat kencing, penurunan kesadaran, sampai henti jantung yang memerlukan tindakan resusitasi. Terdapat dilema saat menentukan apakah perlu diresusitasi atau tidak, dan dimanakah tempat rawat setelah resusitasi terkait penyakit paliatif yang memang sudah tidak dapat diobati. Penelitian ini akan mencari factor-faktor apa saja yang terkait dengan kematian pasien paliatif yang diresusitasi, sehingga ditemukan data-data kelangsungan hidup pasien untuk pengambilan keputusan medik yang tepat dan akukrat. Data diambil dari rekam medik pasien yang meninggal di UGD RS PKU Gamping tahun 2019. Luaran penelitian berupa kekayaan intelektual cek list untuk prediksi harapan hidup pasien yang diresusitasi.en_US
dc.subjectResusitasi; paliatif; prognosis; survivalen_US
dc.titleCEKLIS PREDIKSI MORALITAS PASIEN RESUSITASI DI UNIT GAWAT DARURAT RUMAH SAKITen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record