Show simple item record

dc.contributor.authorFADILAH, RISYDAH
dc.date.accessioned2020-09-30T04:00:10Z
dc.date.available2020-09-30T04:00:10Z
dc.date.issued2019-03-25
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/35469
dc.descriptionFenomena kenakalan remaja semakin banyak terjadi di kalangan remaja sebagai pelajar sehingga diperlukan upaya mengatasi dan melakukan pencegahan. Diperlukan penangan yang efektif untuk mengarahkan perilaku remaja ke arah yang positif, salah satunya dengan Latihan Kesabaran yang Islami. Masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak ke dewasa,terdapat beberapa tugas perkembangan yang harus dilewati,seperti perubahan fisik, psikologis,sosial,dan moral.Remaja tidak siap menghadapi tugas perkembangan yang terjadi sehingga akan menimbulkan berbagai permasalahan. Karakter interaksi dalam keluarga mulai berubah pada masa remaja. Karakter atau kepribadian yang dimiliki oleh siswa tidak terlepas dari proses pola asuh (parenting) yang dilakukan oleh orang tua di rumah dan pengaruh lingkungan sosial.Tekanan dan beban berupa harapan dan keinginan dari orangtua dapat membentuk karakter menyebabkan anak mengalami berbagai macam stres psikologis seperti melawan, membolos, mengganggu, gaduh di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pemberian terapi latihan kesabaran dapat menurunkan kenakalan remaja ditinjau dari pola asuh. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental. Penelitian ini menggunakan dua kelompok subyek EG dan CG dengan dua kondisi sebelum dan sesudah treatment,untuk mengamati perbedaan tingkat kesabaran terhadap treatment yang diberikan dengan desain Eksperimen Untreated Control Group. Penelitian ini secara purposive sampling dimana subyek tidak dipilih secara acak tetapi justru dipilih mengikuti kriteria tertentu yaitu siswa SMP yang merupakan usia remaja yang memiliki nilai Kenakalan Remaja yang tinggi dari hasil angket Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) serta memiliki nilai kesabaran yang rendah sesuai dengan angket Kesabaran. Berdasarkan hasil uji wilcoxon α=0,05 dan n=16, Zhitung>Ztabel= (61>30),disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima artinya adanya perbedaan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu adanya perubahan perilaku berupa peningkatan kesabaran dan penurunan kenakalan remaja setelah diberikan latihan kesabaran atau hipotesis dapat diterima.en_US
dc.description.abstractThe phenomenon of juvenile delinquency is increasingly prevalent among adolescents who are status as students so that efforts are needed to overcome and make prevention. Effective handlers are needed to direct adolescent behavior in a positive direction, one of which is the holding of Islamic Patience Exercises. Adolescence is a period of transition from children to adults,there are several developmental tasks that must be passed,such as physical,psychological,social,and moral. Teenagers are not ready to face the developmental tasks that occur so that it will cause various problems. Character interactions in the family begin to change in adolescence.The character students is inseparable from the parenting process carried out by parents at home and environment.The pressure and burden in the form of hopes and desires from parents can shape character causes children to experience various kinds of psychological stresses such as fighting,ditching,disturbing,classroom situation noisy.The purpose of research was to determine which patience therapy can reduce juvenile delinquency of parenting. The research method used was Quasi Experimental.This study used two subject groups EG and CG with two conditions before and after treatment, to observe differences in the level of patience with treatment provided with the design of Eksperimen Untreated Control Group. This research was purposive sampling where subjects were not chosen randomly but instead were chosen according to certain criteria,namely junior high school students who were adolescents who had high juvenile delinquency scores from the results of the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) questionnaire and had a low patience value according to the questionnaire Patience. The results of Wilcoxon α=0.05 and n=16, Zhitung>Ztable=(61>30), meaning that there is a difference before and after treatment,namely a change in behavior in the form of patience after patience or hypothesis therapy acceptable.en_US
dc.publisherPROGRAM DOKTOR ILMU PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTAen_US
dc.subjectSabaren_US
dc.subjectPola Asuhen_US
dc.subjectKenakalan Remajaen_US
dc.titleLATIHAN KESABARAN YANG ISLAMI UNTUK MENURUNKAN KENAKALAN REMAJA DITINJAU DARI POLA ASUH DI SMPIT X DELI SERDANGen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record