Show simple item record

dc.contributor.authorNURKUSUMA, DUDY DISYADI
dc.date.accessioned2017-07-08T01:58:22Z
dc.date.available2017-07-08T01:58:22Z
dc.date.issued2017-05-19
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/11480
dc.description.abstractLatar Belakang : Penggunaan antibiotik yang tidak rasional sangat sering dilakukan, termasuk pada kasus operasi bersih. Hal tersebut dapat meningkatkan biaya layanan dan risiko kekebalan antibiotik. Metodologi : Penelitian ini merupakan One-Shot Case Study Quasy Experimentale. Antimikroba yang dipakai ialah Cefotaxim, Ceftriaxon dan Cefazolin. Diagnosis penyakitnya ialah Hernia Inguinal, Struma, Tumor Jaringan Lunak dan Tumor Payudara Jinak. Harga obat yang dihitung berdasarkan HNA. Hasil : Sampel penelitian sebanyak 136 pasien dan kontrol dengan jumlah yang sama. Infeksi Daerah Operasi ( IDO ) pada subjek sebanyak 2 kasus dan kontrol 3 kasus. Variabel kontrol yang mempengaruhi kejadian IDO dibuat konstan. Ceftriaxon ialah antibiotik yang paling efektif dan efisien berdasarkan analisis farmako-ekonomi ( ACER dan ICER ), ketika digunakan secara rasional. Hasil efisiensi dapat digunakan untuk membantu pembangunan rumah sakit, penyediaan handrub dan penelitian.en_US
dc.publisherMMR UMYen_US
dc.subjectANTIBIOTIKen_US
dc.subjectRASIONALen_US
dc.subjectCOST-EFFECTIVENESSen_US
dc.titleEFISIENSI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS SEFALOSPORIN PADA KASUS OPERASI BERSIH DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TEMANGGUNGen_US
dc.typeThesis MMR 32 2017en_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record