dc.description.abstract | Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) merupakan pembangkit yang memanfaat kan cuaca yang ada di Indonesia. Tujuan PLTH itu sendiri dapat menggantikan bahan bakar fosil yang di gunakan oleh PLN, yang dapat mengurangi emisi terutama CO2.
Secara keseluruhan Pembangkit Llistrk Tenaga Hybrid (PLTH) merupakan sistem variable yang di perlukan bantuan perangkat lunak semacam Sofware HOMER. Perangkat ini dapat mengatahui rata-rata Radiasi Matahari, Kecepatan Angin, Inputan PLTH dan Output PLTH pertahun. Dengan studi kasus yang dilakukan daerah PLTH Pantai Baru, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) terdiri dari beberapa Group yang meliputi Group Timur, Group Barat dan Group KKP dengan komponen Panel Surya dan Turbin Angin (PLTB dan PLTS). Dengan menghasilkan inputan pertahun. Pv pembangkit PLTH yang berada Group Barat menghasilkan daya sebesar 20,973kW pertahun, Kincir Angin 41,877kW pertahun dan sedangkan Group Timur menghasilkan potensi inputan dengan komponen Pv sebesar 13,982kWh pertahun, Kincir Angin 25kW sebesar 23,614kWh | en_US |