PENGARUH TINGKAT PEMAHAMAN RELIGIUISTAS SEBAGAI PENCEGAH PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH (STUDI TENTANG KEHIDUPAN MAHASISWA INDEKOS DI GRAHA DIENG KECAMATAN WIROBRAJAN YOGYAKARTA )
Abstract
Religiusitas dan agama memang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Agama sendiri tersusun dari dua kata yaitu: A berarti tidak dan Gama berarti rusak. Sehingga agama tidak rusak.Remaja saat ini sedang mengalami perubahan sosial yang cepat dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern yang juga mengubah norma-norma, nilai-nilai dan gaya hidup mereka perilaku seksual yang tidak sehat di kalangan reamaja khusunya remaja yang belum menikah cenderung meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman tingkat religiusitas dalam pencegahan perilaku seksual pranikah tentang mahasiswa indekos di graha dieng wirobrajan Yogyakarta.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif studi kasus dengan menggunakan Case Studies yaitu penelitian yang dilakukan secara terperinci dan mendalam. Populasinya adalah mahasiswa indekos graha dieng wirobrajan Yogyakarta, sampel yang diambil 30 responden.
Hasil penelitian pemahaman tingkat religiuisitas dalam pencegahan perilaku seksual pranikah data yang diperoleh, skor ideal instrument 4 x 30 x 20 = 2400 (4 = nilai tertinggi dari setiap jawaban yang dinyatakan pada responden yang termasuk kriteria skor berdasarkan pada skala likert). (30 = jumlah anggota sampel yang dijadikan reponden). (20 = jumlah pertanyaan yang ditanyakan kepada setiap responden). Nilai skor dari hasil penelitian ini adalah sebesar 1832. Pemahaman tingkat religiuistas dalam pencegahan perilaku seksual pranikah pada mahasiswa indekos graha dieng Yogyakarta sebesar 76.33%. penilaian tersebut bisa dikategorikan baik.