dc.description.abstract | Dalam melakukan pekerjaan sehari hari, seorang petuga medis tidak jarang menghadapi situasi yang dilematis terkait dengan kondisi pasien dan keluarganya. Salah satu kondisi yang sering kali berpengaruh secara fisik dan mental bagi penderita, keluarganya maupun masyarakat lingkungannya adalah suatu berita buruk dalam medis yang harus disampaikan. Berita buruk dalam medis yang dimaksud adalah suatu berita yang secara drastis dan negatif mengubah pandangan pasien terhadap dirinya dan atau masa depannya.
Berita buruk yang dimaksud adalah setiap informasi yang merugikan dan berpotensi serius untuk mempengaruhi individu terhadap pandangan pada dirinya dan atau masa depannya dan atau menempatkan mereka pada situasi akan perasaan tidak adanya harapan, putus asa, ancaman terhadap kesejahteraan mental atau fisik seseorang, berisiko mengganggu kemapanan, atau di mana suatu pesan yang diberikan menimbulkan suatu pilihan yang sempit bagi individu dalam hidupnya.
Ada banyak alasan mengapa seorang petugas medis merasa mengalami kesulitan dalam menyampaikan berita buruk. Sutau rasa empati dan keprihatinan bersama terhadap suatu berita yang akan mempengaruhi pasien sering kali digunakan untuk membenarkan pemotongan berita buruk sehingga tidak tersampaikan. Ketrampilan berkomunikasi dalam penyampaian kepada pasien dengan baik bukan merupakan keterampilan opsional. Hal itu adalah suatu bagian penting dari praktek profesional. Kesalahan dalam komunikasi dapat menimbulkan dampak yang serius baik secara fisik maupun psikis bahkan dapat menimbulkan permasalahan yang harus diselesaikan di pengadilan. Itu sebabnya penguasaan ketrampilan dalam komunikasi khususnya dalam menyampaikan sutau berita buruk merupakan hal penting dalam praktek medis. | en_US |