dc.description.abstract | Pemilu merupakan cara yang di pakai rata-rata penduduk di dunia khususnya indonesia untuk memilih calon pemimpin baik ,bupati, gubenur, dan presiden. Pemilu ini hanya boleh di lakukan masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih dan terdaftar memiliki kartu indentitas penduduk indonesia. Namun pada kenyataannya untuk masyarakat yang memiliki kekurangan fisik seperti tuna netra di anggap masih kurang karena sebagian dari mereka hak pilih tidak dapat terpenuhi di karena untuk pemilu yang ada di indonesia masih menggunakan sistem contreng dan coblos yang mengharuskan contrengan itu tidak keluar dari kolom setiap gambar agar sah karena itu merupakan salah satu syarat yang terdapat pada pemilu.
Dengan latar belakang di atas, maka saya ingin membuat sebuah rangkaian elektronik yang mampu membantu tuna netra dalam pemilu. Alat ini menggunakan sensor berupa photodioda dan infrared. Keluaran dari sensor akan masuk ke mikrokontroler ATMEGA128. Keluaran mikrokontroler akan mengendalikan IC suara, Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini memiliki mampu mendeteksi pemilihan gambar pemilih. Pada waktu gambar di tekan, sistem akan mengeluarkan suara di earphone. | en_US |