Show simple item record

dc.contributor.authorJAMILATUN, ANGGRAINI
dc.date.accessioned2018-03-27T06:27:29Z
dc.date.available2018-03-27T06:27:29Z
dc.date.issued2015-04-24
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/18292
dc.descriptionPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan tokoh masyarakat terhadap peran sivitas akademika UMY dalam pembinaan keagamaan di sekitar kampus. Subyek penelitian ini adalah para tokoh masyarakat lingkungan sekitar UMY di Kalurahan Tamantirto tepatnya di Dusun Ngebel, Geblagan, Gatak dan Ngrame. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Peran sivitas akademika dalam pembinaan keagamaan di lingkungan sekitar kampus menurut para tokoh masyarakat sudah berjalan baik. Namun, masih terdapat banyak masjid di lingkungan sekitar UMY yang kekurangan da’i, khatib Jum’at, maupun ustadz/ustadzah TPA. Padahal di UMY banyak sivitas akademika yang berpotensi untuk diterjunkan ke masyarakat; (2) Di antara peran sivitas akademika UMY dalam pembinaan keagamaan masyarakat sekitar kampus, adalah mengisi khutbah Jum’at, menjadi pembicara di pengajian-pengajian dan menjadi pengurus takmir dan Pimpinan Ranting/Cabang Muhammadiyah. Namun, kebutuhan akan da’i-da’i di lingkungan sekitar jauh lebih banyak daripada dosen-dosen, karyawan maupun mahasiswa/mahasiswi yang bersedia menjadi da’i di masyarakat sekitar UMY; (3) Faktor pendukung pembinaan keagamaan di lingkungan sekitar diantaranya adalah diberlakukan wajibnya dosen dan karyawan untuk masuk dalam kepengurusan Pimpinan Ranting, Cabang ataupun Daerah Muhammadiyah, bantuan-bantuan UMY dalam memfasilitasi pembinaan kegamaan dari masjid ke masjid, diutusnya mahasiswa/mahasiswi UMY untuk menjadi marbut masjid ataupun pengajar TPA dan antusias warga masyarakat dalam pembinaan keagamaan yang diisi oleh dosen atau karyawan UMY. Sedangkan untuk faktor penghambat yang dihadapi sivitas akademika UMY dalam pembinaan keagamaan di lingkungan sekitar diantaranya adalah karena kesibukan, motivasi dan kesadaran yang kurang serta belum adanya penjadwalan secara rinci atau sistem yang strategis dalam melakukan pembinaan keagamaan di lingkungan sekitar UMY. Beberapa ulah mahasiswa/mahasiswi yang tinggal di sekitar UMY juga turut menjadi faktor penghambat. Diantaranya adalah berkunjungnya mahasiswa ke kos mahasiswi atau sebaliknya sampai larut malam, seks bebas, narkoba dan miras. Oleh karena itu para tokoh masyarakat menyatakan kontribusi UMY mencerahkan masyarakat sekitar masih dinilai kurang.en_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan tokoh masyarakat terhadap peran sivitas akademika UMY dalam pembinaan keagamaan di sekitar kampus. Subyek penelitian ini adalah para tokoh masyarakat lingkungan sekitar UMY di Kalurahan Tamantirto tepatnya di Dusun Ngebel, Geblagan, Gatak dan Ngrame. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Peran sivitas akademika dalam pembinaan keagamaan di lingkungan sekitar kampus menurut para tokoh masyarakat sudah berjalan baik. Namun, masih terdapat banyak masjid di lingkungan sekitar UMY yang kekurangan da’i, khatib Jum’at, maupun ustadz/ustadzah TPA. Padahal di UMY banyak sivitas akademika yang berpotensi untuk diterjunkan ke masyarakat; (2) Di antara peran sivitas akademika UMY dalam pembinaan keagamaan masyarakat sekitar kampus, adalah mengisi khutbah Jum’at, menjadi pembicara di pengajian-pengajian dan menjadi pengurus takmir dan Pimpinan Ranting/Cabang Muhammadiyah. Namun, kebutuhan akan da’i-da’i di lingkungan sekitar jauh lebih banyak daripada dosen-dosen, karyawan maupun mahasiswa/mahasiswi yang bersedia menjadi da’i di masyarakat sekitar UMY; (3) Faktor pendukung pembinaan keagamaan di lingkungan sekitar diantaranya adalah diberlakukan wajibnya dosen dan karyawan untuk masuk dalam kepengurusan Pimpinan Ranting, Cabang ataupun Daerah Muhammadiyah, bantuan-bantuan UMY dalam memfasilitasi pembinaan kegamaan dari masjid ke masjid, diutusnya mahasiswa/mahasiswi UMY untuk menjadi marbut masjid ataupun pengajar TPA dan antusias warga masyarakat dalam pembinaan keagamaan yang diisi oleh dosen atau karyawan UMY. Sedangkan untuk faktor penghambat yang dihadapi sivitas akademika UMY dalam pembinaan keagamaan di lingkungan sekitar diantaranya adalah karena kesibukan, motivasi dan kesadaran yang kurang serta belum adanya penjadwalan secara rinci atau sistem yang strategis dalam melakukan pembinaan keagamaan di lingkungan sekitar UMY. Beberapa ulah mahasiswa/mahasiswi yang tinggal di sekitar UMY juga turut menjadi faktor penghambat. Diantaranya adalah berkunjungnya mahasiswa ke kos mahasiswi atau sebaliknya sampai larut malam, seks bebas, narkoba dan miras. Oleh karena itu para tokoh masyarakat menyatakan kontribusi UMY mencerahkan masyarakat sekitar masih dinilai kurang.en_US
dc.publisherFAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTAen_US
dc.subjectPandangan, Tokoh Masyarakat, Peran, Sivitas Akademika UMY, Pembinaan Keagamaan, dan Lingkungan Sekitar Kampus.en_US
dc.titlePANDANGAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP PERAN SIVITAS AKADEMIKA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA DALAM PEMBINAAN KEAGAMAAN DI LINGKUNGAN KAMPUSen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record