Show simple item record

dc.contributor.authorZELONIA, CRIST
dc.contributor.authorBANJARNAHOR, DINA ROTUA VALENTINA
dc.date.accessioned2019-07-09T03:15:41Z
dc.date.available2019-07-09T03:15:41Z
dc.date.issued2019-03-09
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/27789
dc.descriptionDataran Tinggi Dieng merupakan daerah yang menjadi sentra produksi kentang (Solanum tuberosum L.) di Jawa Tengah, dengan penanaman yang hampir dilakukan sepanjang tahun. Namun, petani memiliki kebiasaan melakukan pemupukan secara berlebihan dan terus-menerus dengan tujuan meningktakan serta mepertahankan hasil panen. Hal ini justru berimbas kerusakan tanah dan lingkungan, sehingga diperlukan alternatif lain untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Dataran tinggi Dieng memiliki keanekaragaman tanaman yang bernilai ekologi tinggi, antara lain kacang babi (Vicia faba L.) dan bawang daun (Allium porrum L.). Tanaman kacang babi merupakan tanaman yang dapat bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium dan mikoriza sedangkan tanaman bawang memiliki potensi bersimbiosis dengan mikoriza. Tujuan dari penelitan ini adalah melihat potensi kacang babi dan mikoriza dalam mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman kentang dimana penggunaan dosis pupuk N anorganiknya dikurangi, dinamika ketersediaan P pada tanah selama musim tanam kentang tersebu serta akumulasi P pada jaringan tanaman. Penelitian dilakukan di greenhouse kebun percobaan Salaran, Getasan Jawa Tengah menggunakann polybag , metode penelitian menggunakan RAK dengan 5perlakuan dan 4ulangan yaitu MonPPN150%, MonPRN100%, TSK+2KBN75%, TSK+4KBN50%, TSK+2KBN75%+M, TSK+4KBN50%+M. Setiap perlakuan terdiri dari 5 tanaman yang digunakan untuk destruksi secara berkala. Hasil yang diperoleh menunjukaan bahwa perlakuan TSK+4KBN50%+M memperoleh hasil bobot umbi tertinggi yaitu 9,6 ton/ha. Dinamika P tanah dan jaringan pada sistem monokultur tidak jauh berbeda pada sistem tumpang sari.en_US
dc.description.abstractDataran Tinggi Dieng merupakan daerah yang menjadi sentra produksi kentang (Solanum tuberosum L.) di Jawa Tengah, dengan penanaman yang hampir dilakukan sepanjang tahun. Namun, petani memiliki kebiasaan melakukan pemupukan secara berlebihan dan terus-menerus dengan tujuan meningktakan serta mepertahankan hasil panen. Hal ini justru berimbas kerusakan tanah dan lingkungan, sehingga diperlukan alternatif lain untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Dataran tinggi Dieng memiliki keanekaragaman tanaman yang bernilai ekologi tinggi, antara lain kacang babi (Vicia faba L.) dan bawang daun (Allium porrum L.). Tanaman kacang babi merupakan tanaman yang dapat bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium dan mikoriza sedangkan tanaman bawang memiliki potensi bersimbiosis dengan mikoriza. Tujuan dari penelitan ini adalah melihat potensi kacang babi dan mikoriza dalam mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman kentang dimana penggunaan dosis pupuk N anorganiknya dikurangi, dinamika ketersediaan P pada tanah selama musim tanam kentang tersebu serta akumulasi P pada jaringan tanaman. Penelitian dilakukan di greenhouse kebun percobaan Salaran, Getasan Jawa Tengah menggunakann polybag , metode penelitian menggunakan RAK dengan 5perlakuan dan 4ulangan yaitu MonPPN150%, MonPRN100%, TSK+2KBN75%, TSK+4KBN50%, TSK+2KBN75%+M, TSK+4KBN50%+M. Setiap perlakuan terdiri dari 5 tanaman yang digunakan untuk destruksi secara berkala. Hasil yang diperoleh menunjukaan bahwa perlakuan TSK+4KBN50%+M memperoleh hasil bobot umbi tertinggi yaitu 9,6 ton/ha. Dinamika P tanah dan jaringan pada sistem monokultur tidak jauh berbeda pada sistem tumpang sari.en_US
dc.publisherPROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTAen_US
dc.subjectkentang, tumpang sari, kacang babi, mikoriza, dinamika Pen_US
dc.titleDINAMIKA HARA FOSFAT (P) TERHADAP PENGAPLIKASIAN TANAMAN KACANG BABI (VICIA FABA L.) DAN MIKORIZA PADA BUDIDAYA TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.) VARIETAS GRANOLA DENGAN BERBAGAI MACAM DOSIS Nen_US
dc.typeBooken_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record