Show simple item record

dc.contributor.advisorAZIZ, ZUHDAN
dc.contributor.authorPRATAMA, RAGA TEGAR
dc.date.accessioned2020-02-15T03:41:39Z
dc.date.available2020-02-15T03:41:39Z
dc.date.issued2019-11-22
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/31709
dc.descriptionKemunculan sosial media Instagram memunculkan fenomena cyberbullying terhadap seseorang. Salah satu fenomena yang menarik perhatian yaitu pada saat pemilihan presiden pada tahun 2019 yang melakukan bullying terhadap calon presiden Joko Widodo pada akun instagram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pemilihan informan berupa purposive sampling dengan kriteria informan yang sudah ditentukan. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara. Teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, analisis data, dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori opini dimana dalam teori ini diartikan sebagai pendapat atau pandangan tentang suatu kejadian. Selain itu, opini bersifat subjektif yang berarti menurut pandangan/pikiran sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, tindakan informan dalam opini yang dibangun oleh akun instagram @komisi_kpk masuk pada tahapan penilaian hal ini dilihat dari pernyataan informan yang selalu melakukan pengechekan terlebih dahulu sebelum mempercayai isi pemberitaan tersebut. Kedua, bentuk pesan yang diterima oleh informan terhadap psotingan @komisi_KPK bersifat persuasif karena merupakan salah satu cara yang dilakukan dalam mencari dukungan politik. Opini informan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti latar belakang budaya dan pengalaman masalalu. Hal ini terlihat dari profil informan yang dekat dengan beragam organisasi kampus yang membangun wawasan para informan dalam menerima informasi sehingga tidak mudah mengkonsumsi informasi secara mentah.en_US
dc.description.abstractThe emergence of Instagram social media gave rise to the phenomenon of cyberbullying towards someone. One of the phenomena that attracts attention is when the presidential election in 2019 was bullying presidential candidate Joko Widodo on an Instagram account. This study uses descriptive qualitative methods and techniques for selecting informants in the form of purposive sampling with predetermined informant criteria. In this study using data collection techniques through interview techniques. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, data analysis, and concluding with drawing conclusions. Test the validity of the data using source triangulation. In this study, researchers used opinion theory which in this theory is interpreted as an opinion or view of an event. In addition, opinions are subjective which means according to their own views / thoughts. The results showed that first, the actions of the informant in the opinion that was built by the @komisi_kpk instagram account entered at the evaluation stage, this was seen from the statement of the informant who always checks first before trusting the contents of the news. Second, the form of messages received by informants about post of @komisi_KPK is informative because it is the way to reach supporting in political. Informant opinion is influenced by various factors such as cultural background and past experience. This can be seen from the profile of informants who are close to various campus organizations that build informants' insights in receiving information so that it is not easy to consume information rawen_US
dc.publisherFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTAen_US
dc.subjectPublic Opinion, Cyberbullying, Instagramen_US
dc.titleOPINI FOLLOWERS PADA TINDAKAN CYBERBULLYING TERHADAP JOKO WIDODO DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @komisi_kpken_US
dc.typeThesis SKR FISIP 807en_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record