PENGARUH BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KINERJA DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja
Non Fisik terhadap Kinerja dengan Burnout sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Perawat
IGD dan ICU RSUD Sleman). Subjek dalam penelitian ini adalah Perawat di RSUD Sleman.
Dalam penelitian ini sampel berjumlah 31 responden dan teknik sampel yang digunakan
yaitupenelitian terhadap populasi. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Jalur.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa beban kerja tidak
berpengaruh positif terhadap burnout, hal ini dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,586 > 0,05
dan nilai beta 0,107. Beban kerja berpengaruh positif terhadap kinerja dilihat dari nilai
signifikansi sebesar 0,036 < 0,05 dengan nilai beta 0,364,lingkungan kerja non fisik tidak
berpengaruh terhadap burnout dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,514 > 0,05 dengan nilai
beta -0,128, lingkungan kerja non fisik tidak bepengaruh terhadap kinerja dilihat dari nilai
signifikansi sebesar 0,923 > 0,05 dengan nilai beta 0,016 dan burnout berpengaruh negatif
terhadap kinerja dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05 dengan nilai beta -0,464.