dc.contributor.advisor | | |
dc.contributor.author | ISNAWAN, DORI | |
dc.date.accessioned | 2017-09-19T08:22:37Z | |
dc.date.available | 2017-09-19T08:22:37Z | |
dc.date.issued | 2017-04-27 | |
dc.identifier.uri | http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/14657 | |
dc.description | Overweight (obesity) is a condition in which a person's weight exceeds the
normal weight.Individuals with a BMI exceeding 30 is referred to as obese, while
people who have a BMI of 25.0 to 29.9 is considered as over-weigth. In fact
obesity became the base of many metabolic disease. Two of them are cerebralcardiovascular
diseases (stroke and coronary heart disease) and diabetes mellitus.
The real cause of obesity is a lifestyle that is not well regulated as eating too much
and lazy to exercise. Exercise can be one solution to obesity, one of them with a
healthy method style in particular by means of Prayer Gym. Prayer Gym is a
gymnastics gym to perform movements prayer. Prayer Gym can lower increase
muscle mass of the upper arm, abdomen and thighs, if done gradually and orderly.
Add muscle mass can be determined by measuring the arm circumference,
abdominal circumference and thigh circumference, as well as this method can be
done by all people easily and economically with Prayer Gym. This study using
pre-experimental one group pre and post test dePn, which is to determine the
effect of dietary methods "Prayer Gym" to changes in arm circumference,
abdominal circumference and the circumference of the pelvis 30 samples of adults
by comparing the circumference of the upper arm circumference abdomen and
pelvis circumference before and after methods "Prayer Gym". In the statistical
calculation test the effect of T-test and Wilcoxon shows that the value (p = 0,000)
showed that there was a Significant effect of the independent variable in the form
of methods Prayer Gym on the dependent variable in the form of changes in
Upper Arm Circumference, Rim pelvis and Round Hips in the obese and
overweight adulthood. From the results of this study concluded Method of Prayer
Gym has a significant influence on the Upper Arm Circumference changes, Rim
Pelvic and hip circumference in obese adults. There impairment Upper Arm
Circumference score of 17.97%, amounting to 6.02% Pelvic circumference and
hip circumference amounted to 6.34% of the initial data obtained during pre-test. | en_US |
dc.description.abstract | Kegemukan (obesitas) adalah suatu keadaan di mana berat badan seseorang
melebihi berat badan normal.Individu yang memiliki BMI melebihi 30 disebut
sebagai obesitas,sedangkan individu yang mempunyai BMI lebih dari 25,0 – 29,9
dianggap overweigth. Pada kenyataanya obesitas menjadi pangkal dari banyak
penyakit metabolik.Dua diantaranya adalahpenyakit cerebral-cardiovascular
(stroke dan jantung koroner) serta diabetes melitus. Sebenarnya penyebab
kegemukan adalah gaya hidup yang tidak diatur dengan baik seperti makan terlalu
banyak dan malas untuk berolah raga.Olahraga dapat menjadi salah satu solusi
untuk obesitas, salah satunya dengan Metode Prayer Gym.Prayer Gym adalah
senam dengan melakukan gerakan-gerakan sholat.Prayer Gym dapat menurunkan
meningkatkan massa otot lengan atas, perut dan paha apabila dilakukan dengan
bertahap dan teratur. Menambahnya massa otot dapat diketahui dengan cara
mengukur lingkar lengan atas, lingkar perut dan lingkar paha, serta metode ini
dapat dilakukan oleh semua kalangan dengan mudah dan ekonomis dengan
Prayer Gym.Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimentalone group pre
and post test,yaitu untuk mengetahui pengaruh metode“Prayer Gym” terhadap
perubahan lingkar lengan atas, lingkar perut dan lingkar panggul 30 sampel orang
dewasa dengan cara membandingkan lingkar lengan atas, lingkar perut dan
lingkar panggul sebelum dan sesudah diberikan perlakuan diet metode “Prayer
Gym”. Pada perhitungan statistik uji pengaruh T-test dan Wilcoxon menunjukan
bahwa nilai (p=0,000) menunjukkan bahwa ada pengaruh yang Signifikan dari
variabel independen berupa metode Prayer Gym terhadap variabel dependen
berupa perubahan Lingkar Lengan Atas, Lingkar Panggul dan Lingkar
Pinggulpada penderita obesitas dan overweight usia dewasa. Dari hasil penelitian
dapat disimpulkan Metode Prayer Gym memiliki pengaruh yang Signifikan
terhadap perubahan Lingkar Lengan Atas, Lingkar Panggul dan Lingkar Pinggul
pada penderita obesitasdan overweightusia dewasa. Terdapat penurunan nilai
ukuran Lingkar Lengan Atas sebesar 17,97%, Lingkar Panggul sebesar 6,02% dan
Lingkar Pinggul sebesar 6,34% dari data awal yang diperoleh saat pre test. | en_US |
dc.publisher | FKIK UMY | en_US |
dc.subject | Obesitas, Prayer Gym, Ukuran Antropometri. Obesity, Prayer Gym, Antropometri | en_US |
dc.title | PENGARUH METODE PRAYER GYM TERHADAP PENURUNAN LINGKAR LENGAN ATAS, LINGKAR PANGGUL DAN LINGKAR PINGGUL PADA PENDERITA OBESITAS DAN OVERWEIGHT USIA DEWASA | en_US |
dc.type | Thesis
SKR
FKIK
189 | en_US |