dc.contributor.author | KHANUUN, LUTHFIYYAH | |
dc.date.accessioned | 2018-08-15T03:08:32Z | |
dc.date.available | 2018-08-15T03:08:32Z | |
dc.date.issued | 2018-03-28 | |
dc.identifier.uri | http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/20572 | |
dc.description | Latar Belakang: Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan seseorang
secara berulang dan menyebabkan kecederaan atau ketidaknyamanan pada orang
lain, secara umum diartikan sebagai perilaku mengganggu. Salah satu faktor
penyebab seorang remaja melakukan perilaku bullying adalah pola asuh orang tua.
Pola asuh orang tua merupakan bentuk interaksi antara orang tua dan anak dalam
memberikan kasih sayang, mengajarkan nilai/norma, memelihara, melindungi anak
dan membantu perkembangan anak dalam aspek fisik, psikologis dan sosial.
Tingkat bullying remaja di area urban cenderung lebih tinggi karena adanya tekanan
kondisi sosial yang lebih individualistik dan menekankan persaingan sehingga
cenderung dilepaskan dalam tindakan-tindakan seperti bullying.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh
orang tua dengan perilaku bullying pada remaja di area urban.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat
korelasional dengan pendeketan cross sectional. Responden penelitian ini
berjumlah 110 siswa yang ditentukan dengan simple random sampling. Instrumen
pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan analisis data menggunakan uji
chi-square.
Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua sebagian besar
adalah demokratis (80,0%), sebagian besar merupakan perilaku bullying tinggi
(91,8%) dan tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku
bullying pada remaja di area urban dengan nilai Asymp. Sig 0,463 (>0,05).
Kesimpulan: pola asuh orang tua tidak memiliki hubungan dengan perilaku
bullying pada remaja di area urban. Pola asuh yang diberikan orang tua seperti
demokratis, permisif, dan otoriter memiliki perilaku bullying yang tinggi. Banyak
faktor lain yang mempengaruhi perilaku bullying selain dari pola asuh orang tua. | en_US |
dc.description.abstract | Background: Bullying is an aggressive behavior that someone does repeatedly and
causes injury or discomfort to others, generally interpreted as disruptive behavior.
One of the factors causing a teen to engage in bullying behavior is parenting.
Parenting pattern is a form of interaction between parents and children in giving
love, teaching values /norms, nurturing, protecting children and fostering children
in physical, psychological and social aspects. The level bullying of adolescents in
urban areas tends to be higher due to the pressure of more individualistic social
conditions and emphasizes competition that tends to be released in actions such as
bullying.
Research Purpose: The aims of this study was to determine the relation of
parenting with bullying behavior in adolescents in the urban areas.
Methodology: This study was a correlational quantitative method with cross
sectional approach. Respondents of this study amounted to 110 students determined
with simple random sampling technique. Instruments in this study using
questionnaires with data analysis using chi-square test.
Result: The results of this study indicate that parenting pattern is largely
democratic (80.0%), mostly high bullying behavior (91.8%) and no relation
between parental parenting and bullying behavior in adolescents in urban areas
with asymp value. Sig 0.463 (> 0.05).
Conclusion: Parenting patterns have no relationship to bullying behavior in
adolescents in the urban areas. Parenting patterns provided by parents such as
democratic, permissive, and authoritarian have high bullying behavior. Many other
factors influence bullying behavior other than parental parenting. | en_US |
dc.publisher | FKIK UMY | en_US |
dc.subject | Bullying, Parenting, Adolescents, Urban pola asuh orang tua, remaja, urban | en_US |
dc.title | HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI AREA URBAN | en_US |
dc.type | Thesis
SKR
FKIK
100 | en_US |