Show simple item record

dc.contributor.authorNURHADI, AGUS
dc.date.accessioned2018-04-17T03:12:26Z
dc.date.available2018-04-17T03:12:26Z
dc.date.issued2012-05-11
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/18500
dc.descriptionLatar belakang:Industri pelayanan jasa rumah sakit yang semakin kompetitif membuat rumah sakit berlomba-lomba untuk melakukan inovasi teknologi. Demikian pula dengan RSU PKU Muhammadiyah Bantul, melihat peluang pasar yang ada, maka dilakukan pengadaan peralatan bedah laparoskopi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan strategi ini diharapkan akan membuat RSU PKU Muhammadiyah Bantul menjadi rumah sakit unggulan serta dapat bersaing dengan rumah sakit lain di Kabupaten Bantul. Tujuan penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan nilai tambah pelayanan medis dengan teknologi laparaskopi pada RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode penelitian:Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah pihak manajemen RSU PKU Muhammadiyah Bantul yang mempunyai pengetahuan tentang pengadaan teknologi laparoskopi pada rumah sakit tersebut.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tabel rantai nilai. Hasil penelitian:Strategi nilai tambah pelayanan medis dengan teknologi laparoskopi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul pada pra pelayanandengan melakukan market research untuk melihat peluang pasar yang tersedia, pada tahap pelayanan dengan mengedepankan kualitas hasil bedah, pada pasca pelayanan dengan pemantauan kondisi pasien. Strategi pada kegiatan pendukung, yaitu pada budaya organisasi dilakukan melalui keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik, pada struktur organisasi telah dipisahkan masing-masing bagian sesuai dengan tugas dan fungsinya, sumber daya manusia telah ada, namun dengan jumlah yang masih kurang memadai. Kesimpulan:Meskipun pasien puas dengan kualitas hasil bedah laparoskopi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul, namun pasien tetap mengeluhkan biaya yang mahal, tarif yang tidak sesuai pada saat awal pemeriksaan dengan sesudah operasi. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan yang lengkap sebelum operasi serta penjelasan yang rinci tentang biaya tindakan kepada pasien.Serta belum terbangun budaya kebersamaan.en_US
dc.description.abstractLatar belakang:Industri pelayanan jasa rumah sakit yang semakin kompetitif membuat rumah sakit berlomba-lomba untuk melakukan inovasi teknologi. Demikian pula dengan RSU PKU Muhammadiyah Bantul, melihat peluang pasar yang ada, maka dilakukan pengadaan peralatan bedah laparoskopi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan strategi ini diharapkan akan membuat RSU PKU Muhammadiyah Bantul menjadi rumah sakit unggulan serta dapat bersaing dengan rumah sakit lain di Kabupaten Bantul. Tujuan penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan nilai tambah pelayanan medis dengan teknologi laparaskopi pada RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode penelitian:Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah pihak manajemen RSU PKU Muhammadiyah Bantul yang mempunyai pengetahuan tentang pengadaan teknologi laparoskopi pada rumah sakit tersebut.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tabel rantai nilai. Hasil penelitian:Strategi nilai tambah pelayanan medis dengan teknologi laparoskopi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul pada pra pelayanandengan melakukan market research untuk melihat peluang pasar yang tersedia, pada tahap pelayanan dengan mengedepankan kualitas hasil bedah, pada pasca pelayanan dengan pemantauan kondisi pasien. Strategi pada kegiatan pendukung, yaitu pada budaya organisasi dilakukan melalui keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik, pada struktur organisasi telah dipisahkan masing-masing bagian sesuai dengan tugas dan fungsinya, sumber daya manusia telah ada, namun dengan jumlah yang masih kurang memadai. Kesimpulan:Meskipun pasien puas dengan kualitas hasil bedah laparoskopi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul, namun pasien tetap mengeluhkan biaya yang mahal, tarif yang tidak sesuai pada saat awal pemeriksaan dengan sesudah operasi. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan yang lengkap sebelum operasi serta penjelasan yang rinci tentang biaya tindakan kepada pasien.Serta belum terbangun budaya kebersamaan.en_US
dc.publisherPROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTAen_US
dc.subjectlaparoskopi, strategi nilai tambah.en_US
dc.titleSTRATEGI NILAI TAMBAH (VALUE ADDED) PENGGUNAAN TEKNOLOGI LAPAROSKOPI DI RUMAH SAKIT UMUM PKU MUHAMMADIYAH BANTULen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record