Show simple item record

dc.contributor.advisorALPHIANTI, LIKKY TIARA
dc.contributor.authorHAPSARI, NINDYA AYU
dc.date.accessioned2019-09-02T02:27:38Z
dc.date.available2019-09-02T02:27:38Z
dc.date.issued2019-08-09
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/28532
dc.descriptionKesehatan gigi dan mulut sangat penting bagi perkembangan gigi dan berpengaruh dalam kualitas hidup. Upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Upaya promotif dapat dilakukan dengan metode diseminasi. Upaya diseminasi dengan memberikan ceramah (metode ceramah) merupakan pendekatan satu arah. Metode bernyanyi adalah pembelajaran dengan menggunakan unsur seni. Penelitian bertujuan mengetahui dan mengkaji perbedaan tingkat pengetahuan kesehatan mulut antara metode ceramah dan bernyanyi pada usia 8-9 tahun di SD Muhammadiyah Suronatan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain Quasy experiment pretest posttest with control group design menggunakan pendekatan cross – sectional. Subyek (n = 76) dibagi menjadi 2 kelompok, A (metode bernyanyi) dan B (metode ceramah). Tiap subyek mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Analisis data menggunakan Wilcoxon dan Mann – Whitney. Hasil uji Mann – Whitney pada nilai posttest (sesudah penyuluhan) antara kedua metode menunjukkan p = 0,805 (p>0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan pada nilai posttest antara kedua kelompok. Hasil uji Wilcoxon pada metode bernyanyi menunjukkan hasil p = 0,109 (p>0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan antara sebelum (nilai pretest) dan sesudah (nilai posttest) penyuluhan, sedangkan pada metode ceramah menunjukkan p = 0,002 (p<0,05) yang berarti terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil uji Mann – Whitney pada selisih nilai pretest dan posttest antara kedua kelompok menunjukkan p = 0,05 (p< 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada perubahan tingkat pengetahuan antara kedua metode. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat perbedaan peningkatan nilai (selisih) sebelum dan sesudah penyuluhan antara metode ceramah dan metode bernyanyi. Metode ceramah menunjukkan peningkatan nilai yang lebih tinggi dibandingkan metode bernyanyi.en_US
dc.description.abstractDental and oral health is very important for teeth development and could affect the quality of life. The effort of promotive, preventive, curative and rehabilitative efforts is to improve public health. Promotive effort establish by dissemination method, such as lecture methode and singing methode. The purpose of this study was to discover and evaluate the differences of the oral health knowledge’s level between the lecture and singing methods for children aged 8-9 years at Muhammadiyah Elementary School Suronatan Yogyakarta. This was cross-sectional study with quasi experimental pretest and posttest design. All subjects (n = 76) divided into 2 groups consist of 38 subjects for each. Group A was for singing method and group B for lecture method. The questionnaire used to gain level of knowledge measurement. The data analyzed using Wilcoxon and Mann-Whitney Test. The result of Mann – Whitney for posttest between both groups showed p = 0,0805 (p>0,05), which means there was no significant difference of knowledge level between both groups. The resuls of Wilcoxon test for singing method showed p = 0,109 (p>0,05) which means there were no differences between before and after singing method, while before and after lecture method showed significant difference with p = 0,002 (p<0,05). The result of Mann – Whitney for difference value pretest dan posttest between both groups showed p = 0,05 (p< 0,05) which means there was significant difference for escalation of knowledge level (pretest to posttest). To conclude, in this study lecture method was better than singing method for escalation value of knowledge level.en_US
dc.publisherFAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTAen_US
dc.subjectOral Health Counseling, Lecture Method, Singing Method, Children aged 8-9 Years.en_US
dc.titlePERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN MULUT ANTARA PENYULUHAN METODE CERAMAH DAN BERNYANYIen_US
dc.title.alternativeKajian Pada Usia 8-9 Tahun di SD Muhammadiyah Suronatan Yogyakartaen_US
dc.typeThesis SKR FKIK 150en_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record