Show simple item record

dc.contributor.advisorYamin, M Nurul
dc.contributor.authorNUGRAINI, OKTA
dc.date.accessioned2018-09-06T02:36:20Z
dc.date.available2018-09-06T02:36:20Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/21072
dc.descriptionBanyaknya lembaga pengelola zakat menjadikan donatur (muzakki) dihadapkan dengan beragam pilihan untuk menentukan lembaga pengelola zakat yang bisa dipercaya, sesuai dengan kualifikasi tujuannya dalam penyaluran dana zakatnya. Lembaga zakat, infaq, sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) merupakan lembaga zakat tingkat nasional yang telah memiliki cabang diseluruh wilayah hampir seluruh Indonesia. Hal ini tentunya tidak lepas dari strategi komunikasi yang dikelola dengan baik pada donatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh Lazismu dalam mendapatkan donatur dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam mendapatkan donatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis induktif, melalui penyajian dalam bentuk data deskriptif. Adapun pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Lazismu Kota Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya, Lazismu Kota Yogyakarta menggunakan strategi komunikasi dengan media lini bawah berupa brosur serta melalui kerja sama dengan berbagai pihak sepeti sekolah dan masjid yang dibawahi Muhammadiyah. Memiliki jaringan organisasi multi lini di seluruh dunia menjadi faktor pendukung bagi Lazismu Kota Yogyakata dalam mendapatkan donatur. Adapun faktor yang menghambat adalah pengelolaan data yang masih dilakukan secara manual, pemanfaatan penyajian secara komputerisasi yang belum sepenuhnya maksimal serta kurangnya sumber daya manusia di dalam Lazismu Kota Yogyakarta.en_US
dc.description.abstractBanyaknya lembaga pengelola zakat menjadikan donatur (muzakki) dihadapkan dengan beragam pilihan untuk menentukan lembaga pengelola zakat yang bisa dipercaya, sesuai dengan kualifikasi tujuannya dalam penyaluran dana zakatnya. Lembaga zakat, infaq, sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) merupakan lembaga zakat tingkat nasional yang telah memiliki cabang diseluruh wilayah hampir seluruh Indonesia. Hal ini tentunya tidak lepas dari strategi komunikasi yang dikelola dengan baik pada donatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh Lazismu dalam mendapatkan donatur dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam mendapatkan donatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis induktif, melalui penyajian dalam bentuk data deskriptif. Adapun pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Lazismu Kota Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya, Lazismu Kota Yogyakarta menggunakan strategi komunikasi dengan media lini bawah berupa brosur serta melalui kerja sama dengan berbagai pihak sepeti sekolah dan masjid yang dibawahi Muhammadiyah. Memiliki jaringan organisasi multi lini di seluruh dunia menjadi faktor pendukung bagi Lazismu Kota Yogyakata dalam mendapatkan donatur. Adapun faktor yang menghambat adalah pengelolaan data yang masih dilakukan secara manual, pemanfaatan penyajian secara komputerisasi yang belum sepenuhnya maksimal serta kurangnya sumber daya manusia di dalam Lazismu Kota Yogyakarta.en_US
dc.publisherFAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTAen_US
dc.subjectStrategi Komunikasi, Donatur.en_US
dc.titleSTRATEGI KOMUNIKASI LEMBAGA ZAKAT INFAQ DAN SADAQAH MUHAMMADIYAH (LAZISMU) DALAM MENDAPATKAN DONATUR (STUDI KASUS LAZISMU KOTA YOGYAKARTA)en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record